![]() |
Ketua HAMPI, Tengku Marjuwan Ibrahim (kedua dari kanan) bersama jajaran pengurus inti, ikut dalam pertemuan Julkifli Marbun (paling kiri) dari BeritaDekho |
BeritaDEKHO - Himpunan Alumni Yordania di Indonesia (HAPMI) akan melakukan pelantikan pengurus (baca) di 3 September 2017.
Hal itu terungkap dari hasil rapat pengurus yang dilaksanakan di Restoran Pocut Dara, Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat 11 Agustus 2017.
Rapat yang dipimpin oleh Ketua HAPMI, Ust. Tengku Marjuwan, itu juga mengagendakan kajian bulanan yang akan dimulai pada hari yang sama. Lokasi pelantikan dan kajian perdana diproyeksikan akan dilakukan di Andalusia Islamic Center, Bogor, dengan alternatif di STAI Alhikmah, Cilandak, Jakarta.
Sementara itu, ditekankan juga kepada sekretaris untuk melakukan sosialisasi dan akselerasi pengurusan keadministrasian agar beberapa rencana pendirian amal usaha bersama terlaksana dengan baik oleh pengurus usai pelantikan.
Di antara rencana amal usaha yang direncanakan adalah dengan mendirikan minimarket berkolaborasi dengan waralaba yang sudah ada seperti 212 Mart. Sebagian gedung yang akan menjadi tempat usaha akan dikonversi menjadi sekretariat yang akan menampung ekspansi usaha lainnya yang dianggap relevan.
Bentuk usaha yang akan diwujudkan dalam jangka panjang adalah usaha konsultan pendidikan ke luar negeri, khususnya Yordania, inkubasi bisnis dan lain sebagainya.
Dibicarakan juga beberapa poin yang menjadi tanggung jawab bendahara agar mulai bergerak menjalin hubungan yang baik dengan beberapa partner strategis dan potensial untuk memastikan sumber pendanaan (fundraising) demi menjaga kesinambungan gerak organisasi.
HAPMI didirikan 9 Juli yang lalu di Jakarta dengan anggota para alumni Indonesia yang pernah kuliah di Yordania (baca)
Beberapa tokoh nasional masuk dalam kepengurusan di antaranya, Dr. Muhammad Lutfi Zuhdi MA, pada posisi Ketua Dewan Penasihat. Beliau merupakan Ketua Pusat Studi Timur Tengah dan Islam, Universitas Indonesia.
Sementara KH. Dr. Ahmad Lutfi Fathullah, ulama pakar Ilmu Hadits Indonesia, duduk sebagai anggota penasihat. Beliau merupakan Ketua Yayasan Pusat Kajian Hadis (baca). Di posisi yang sama ada juga Dr. Syafii Antonio Lc MA, anggota Komite Ekonomi dan Industri Nasional dan H. Udin Saepudin Lc MA, Kasubdit MTQ di Kementerian Agama (baca). (adm)
Nb. Yuk gabung IICH dan IMECH
Di antara rencana amal usaha yang direncanakan adalah dengan mendirikan minimarket berkolaborasi dengan waralaba yang sudah ada seperti 212 Mart. Sebagian gedung yang akan menjadi tempat usaha akan dikonversi menjadi sekretariat yang akan menampung ekspansi usaha lainnya yang dianggap relevan.
Bentuk usaha yang akan diwujudkan dalam jangka panjang adalah usaha konsultan pendidikan ke luar negeri, khususnya Yordania, inkubasi bisnis dan lain sebagainya.
Dibicarakan juga beberapa poin yang menjadi tanggung jawab bendahara agar mulai bergerak menjalin hubungan yang baik dengan beberapa partner strategis dan potensial untuk memastikan sumber pendanaan (fundraising) demi menjaga kesinambungan gerak organisasi.
HAPMI didirikan 9 Juli yang lalu di Jakarta dengan anggota para alumni Indonesia yang pernah kuliah di Yordania (baca)
Beberapa tokoh nasional masuk dalam kepengurusan di antaranya, Dr. Muhammad Lutfi Zuhdi MA, pada posisi Ketua Dewan Penasihat. Beliau merupakan Ketua Pusat Studi Timur Tengah dan Islam, Universitas Indonesia.
Sementara KH. Dr. Ahmad Lutfi Fathullah, ulama pakar Ilmu Hadits Indonesia, duduk sebagai anggota penasihat. Beliau merupakan Ketua Yayasan Pusat Kajian Hadis (baca). Di posisi yang sama ada juga Dr. Syafii Antonio Lc MA, anggota Komite Ekonomi dan Industri Nasional dan H. Udin Saepudin Lc MA, Kasubdit MTQ di Kementerian Agama (baca). (adm)
Nb. Yuk gabung IICH dan IMECH
0 comments:
Post a Comment