Arab Saudi selama ini menggunakan pesawat dan alutsista buatan Amerika dan negara NATO namun untuk rudal dan kendaraan militer biasanya dari Rusia dan negara lainnya seperti Ukraina.
Kerja sama militer dengan Rusia ini akan memperkuat posisi Arab Saudi untuk meningkatkan konten lokal hingga 50 persen sampai 2030.
Arab Saudi dikenal mempunyai belanja militer yang paling tinggi di kawasan Teluk namun industri militernya dapat disamai oleh negara kecil seperti UAE.
Negara-negara Teluk juga sedang berusaha untuk meningkatkan kemampuan industrinya untuk membuat kapal selam dan kapal pembawa helikopter yang dapat dilihat sebagai kapal induk mini seperti yang dilakukan oleh Qatar.
Industri Arab Saudi sudah mampu membuat drone berbagai kelas, perakitan pesawat, pembuatan kendaraan tempur dan lain sebagainya.